Gubernur Sulsel Tegaskan Pesan Damai untuk Meredam Konflik Timur Tengah dan Dampaknya pada Stabilitas Global

7 hours ago 7

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan pentingnya pendekatan damai dalam meredam eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam terkait dampak luas konflik tersebut yang tidak hanya mengganggu stabilitas kawasan Teluk, tetapi juga memengaruhi stabilitas global, termasuk Indonesia.

"Kami menyampaikan pesan damai sebagai bentuk keprihatinan terhadap kebijakan yang berpotensi memperluas konflik. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara regional, tetapi juga secara global," katanya saat menerima kunjungan Pejabat Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat, Peter M. Haymond, bersama Konsul Jenderal Christopher Green dan rombongan di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat, 27 Maret 2026.

Dialog Terbuka dan Komitmen Amerika Serikat

Dalam suasana pertemuan yang terbuka dan konstruktif, Peter M. Haymond menyampaikan bahwa pihaknya mendengarkan dengan seksama pandangan yang disampaikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Ia berkomitmen untuk meneruskan pesan tersebut kepada pemerintah Amerika Serikat di Washington DC.

Lebih lanjut, Andi Sudirman menegaskan bahwa eskalasi konflik yang terus berlanjut tidak akan membawa solusi, melainkan hanya menambah jumlah korban di semua pihak yang terlibat.

Harapan untuk Perdamaian dan Pemulihan Ekonomi Global

"Semua harus menahan diri dan mengambil pendekatan kebijakan damai untuk recovery ekonomi global lebih baik," jelasnya. Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kebijakan yang berorientasi pada perdamaian demi mendorong pemulihan ekonomi global yang lebih baik.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |