FAJAR.CO.ID,JAKARTA – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Eddy Soeparno punya pesan penting usai harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dipastikan masih stabil.
Eddy memberikan apresiasi atas keputusan pemerintah untuk mempertahankan harga BBM baik yang bersubsidi maupun nonsubsidi.
Menurutnya, kondisi yang tidak pasti seperti ini akibat perang di Timur Tengah, stabilitas harga BBM tentu disambut dengan rasa lega oleh masyarakat.
Dampak besar yang dari keputusan yang diambil oleh Pemerintah ini adalah psikologis dari masyarakat yang tentunya merasa lega.
"Dampak psikologis dari keputusan pemerintah untuk mempertahankan harga BBM secara keseluruhan sangat positif. Pertama, keputusan ini menihilkan berbagai rumor yang beredar di media sosial beberapa hari ini yang meresahkan masyarakat, sehingga di sejumlah SPBU terjadi antrean untuk mengisi BBM," katanya seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (1/4/2026).
"Kedua, Presiden Prabowo berupaya keras dan berhasil mencari jalan keluar agar gejolak fluktuasi harga minyak mentah tidak melemahkan daya beli masyarakat, khususnya konsumen BBM," tuturnya.
Titipkan Pesan
Wakil Ketua MPR itu pun menitipkan pesan penting agar pemerintah selalu sigap dan waspada menjaga pasokan BBM.
Hal ini tentunya tak terlepas dari produk migas saat ini ibarat komoditas langka yang diperebutkan banyak pihak.
"Negara-negara pengimpor BBM dalam jumlah besar dan bergantung pada pasokan dari Timur Tengah seperti China, India, Jepang dan Korea Selatan, tentu akan mencari substitusi dari pasokan migasnya ke negara-negara lain," jelasnya.
















































