IRGC Dedikasikan Serangan Gelombang ke-86 atas Pembunuhan Jurnalis Fatima Ftouni

7 hours ago 11
Wartawan Al Mayadeen, Fatima Ftouni

FAJAR.CO.ID, TEHERAN -- Sebagai penghormatan kepada para jurnalis Lebanon yang gugur, Ali Sheaib, Fatima Ftouni, dan Mohammad Ftouni, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan gelombang ke-86 Operasi Janji Sejati 4, yang didedikasikan untuk pengorbanan mereka.

IRGC mengatakan Gelombang ke-86 operasi tersebut dilakukan dalam beberapa fase, melibatkan serangan rudal dan drone terkoordinasi oleh Angkatan Udara dan Angkatan Lautnya.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Hubungan Masyarakat IRGC, operasi dimulai pada Minggu subuh, sebagai penghormatan kepada para jurnalis pemberani yang gugur, Ali Sheaib, Mohammad Ftouni, dan Fatima Ftouni, serta para martir Armenia dan Kristen dari Pertahanan Suci delapan tahun dan Perang Ramadan.

Pada fase pertama, serangan rudal dan drone menargetkan infrastruktur yang terkait dengan operasi udara dan tanpa awak AS-Israel, serta gudang senjata, di pangkalan militer Victory (Irak), Arifjan (Kuwait), dan Al-Kharj (Arab Saudi).

Serangan selanjutnya menghantam posisi pasukan AS, pasukan pendudukan Israel, dan Partai Komala di berbagai lokasi, termasuk Arad, Naqab, Tel Aviv, Erbil, Armada Kelima AS di Bahrain, dan Al Dhafra di UEA.

IRGC lebih lanjut mengatakan bahwa gambar yang beredar menunjukkan kepulan asap, ledakan, dan puing-puing pesawat AS senilai jutaan dolar, yang membantah upaya pemerintah dan media sekutu AS untuk mengecilkan skala operasi tersebut.

Pada hari Sabtu, koresponden Al Mayadeen di Lebanon Selatan, Fatima Ftouni, gugur dalam serangan udara langsung Israel yang menghantam kendaraan yang jelas-jelas bertanda sebagai mobil pers tempat ia dan rekan-rekan jurnalisnya berada. Koresponden Al-Manar, Ali Sheaib, dan saudara laki-laki Fatima, Mohammad Ftouni, juga berada di dalam kendaraan tersebut pada saat serangan terjadi.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |