Konferensi Nasional DNIKS, Gus Choi Minta Melibatkan Kaum Disabilitas Dalam Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Sosial

1 week ago 29
Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial bertema "Kesejahteraan Sosial Dalam Perspektif IPOLEKSOSBUDHANKAMRATA Menuju Zero Kemiskinan 2035" di Jakarta, Minggu (23/3/2025).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial Nasional (DNIKS) mendorong agar pemerintah terus menerus memverifikasi dan memvalidasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) secara periodik.

Hal itu sangat penting, karena data bisa benar-benar akurat terverifikasi dan tervalidasi manakala dilakukan secara rutin dengan melibatkan organisasi sosial (orsos) kesejahteraan sosial, khususnya penyandang disabilitas. "Jadi kaum disabilitas sebaiknya perlu dilibatkan secara aktif, karena mereka punya banyak orsos dan tahu jumlah anggotanya," kata Ketua umum DNIKS, Effendy Choirie disela-sela Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial bertema "Kesejahteraan Sosial Dalam Perspektif IPOLEKSOSBUDHANKAMRATA Menuju Zero Kemiskinan 2035" di Jakarta, Minggu (23/3/2025).

Hadir dalam Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial tersebut, Sekjen DNIKS Sudarto, Anggota Badan Pakar DNIKS Hatta Taliwang, dan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Prof Agus Zainal Arifin. "Kolaborasi dan koordinasi yang luas dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting untuk memastikan data yang dihasilkan benar-benar akurat dan bisa mencerminkan kondisi riil lapangan,” ujar Gus Choi-sapaan akrabnya.

Lebih jauh Gus Choi mengapresiasi kebijakan Kementerian Sosial terkait frekuensi pemutakhiran data DTSEN yang lebih sering. Apalagi, proses pemutakhiran data tidak boleh hanya mengandalkan pendamping PKH. “Perlu melibatkan lebih banyak pihak dan sumber informasi dalam proses pemutakhiran data, yakni Orsos disabilitas, baik fisik maupun mental, termasuk lingkungan RT dan RW," paparnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |