21 Jam Terlibat Pertemuan, Negosiasi Iran dan AS Berakhir Tanpa Kesepakatan

11 hours ago 10
Wakil Presiden AS, JD Vance - AP

FAJAR.CO.ID, TEHERAN -- Televisi pemerintah Iran mengumumkan pada Minggu pagi bahwa terlepas dari berbagai inisiatif yang diajukan oleh pihak Iran, tuntutan yang berlebihan dan tidak logis dari pihak Amerika menghambat kemajuan dalam negosiasi. Ditambahkan bahwa delegasi Iran terlibat dalam negosiasi yang berkelanjutan dan intensif selama 21 jam dengan tujuan untuk melindungi kepentingan nasional rakyat Iran.

Sementara itu, Kantor Berita Tasnim Iran melaporkan bahwa Washington berupaya mengamankan konsesi yang gagal dicapai melalui eskalasi militer, termasuk tuntutan terkait uranium yang diperkaya Iran dan kendali atas Selat Hormuz.

Menurut Tasnim, delegasi Iran berupaya memajukan kerangka kerja negosiasi bersama, tetapi tuntutan AS akhirnya menghambat kemajuan.

Tasnim melaporkan bahwa setibanya di Islamabad, delegasi Iran bertemu dengan kepala angkatan darat dan perdana menteri Pakistan untuk mengkoordinasikan posisi dan menyampaikan kekhawatiran atas pelanggaran komitmen AS. Dikatakan bahwa pembicaraan dengan pimpinan Pakistan mendahului negosiasi dengan pihak AS, yang dimulai di tingkat delegasi utama sebelum beralih ke tim teknis dan berlangsung lebih dari 21 jam.

Kantor berita tersebut menambahkan bahwa Teheran mengajukan proposal yang masuk akal, menekankan bahwa tanggung jawab sekarang berada di tangan Washington untuk merespons secara realistis. Kantor berita itu juga mengatakan bahwa pemerintahan AS telah salah perhitungan baik secara militer maupun dalam pendekatan negosiasinya, mencatat bahwa status Selat Hormuz tidak akan berubah tanpa kesepakatan yang masuk akal.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |