Anas Urbaningrum Bicara Dampak Perang Iran: Harga Minyak Naik, Rupiah Tertekan

4 hours ago 9
Anas Urbaningrum

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Anas Urbaningrum, bicara mengenai dampak konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Dikatakan Anas, eskalasi konflik yang disebutnya dipicu oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah membawa konsekuensi ekonomi yang terasa hingga ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Harga Minyak Naik, Rupiah Tertekan

Anas menganggap bahwa dampak langsung dari konflik tersebut sudah mulai terlihat pada indikator ekonomi global maupun domestik.

“Harga minyak naik. Nilai rupiah turun. Akibat langsung dari perang yang dipicu oleh Trump dan Netanyahu,” ujar Anas dikutip fajar.co.id, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan kondisi tersebut berpotensi menambah tekanan terhadap perekonomian nasional.

APBN Berpotensi Tertekan

Lanjut Anas, kenaikan harga energi global dapat berimbas pada anggaran negara, khususnya pada sektor subsidi energi.

“APBN mengalami tekanan makin berat. Subsidi energi bakal membengkak. Defisit fiskal terancam melebar,” ucapnya.

Jika kondisi itu berlanjut, kata dia, dampaknya akan terasa langsung pada kehidupan masyarakat melalui kenaikan harga berbagai kebutuhan.

Daya Beli Rakyat Terancam

Anas menegaskan, tekanan ekonomi akibat konflik global berpotensi memperberat kondisi masyarakat yang daya belinya belum sepenuhnya pulih.

“Urusannya kemudian akan lari ke harga-harga yang merangkak naik. Daya beli rakyat yang belum pulih mendapatkan tambahan kesukaran,” imbuhnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |