Roy Suryo dan Andi Azwan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Jokowi Mania (Jokman) Nusantara, Andi Azwan, memberikan pernyataan menohok terhadap dua tersangka kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Roy Suryo dan Dokter Tifa.
Ia menuding keduanya terus memainkan narasi untuk menggiring opini publik, terlebih setelah sejumlah pihak disebut meninggalkan barisan mereka, termasuk Rismon Sianipar.
Tuduh Mainkan Plot Twist
Dikatakan Andi Azwan, pola yang digunakan keduanya selalu berubah-ubah dengan tujuan menggiring persepsi publik.
"Tapi yang jelas, teman-teman semua, ya, mereka ini selalu menggunakan segala cara untuk plot twist, untuk, ya, apapun itu," ujar Andi Azwan kepada fajar.co.id, Selasa (31/3/2026).
Ia menyebut berbagai pihak sebelumnya juga sempat menjadi sasaran narasi serupa.
"Bang Eggi aja coba dibikin seperti itu. Bang Damai pun dibikin seperti itu. Penghinaan-penghinaan dilakukan," tukasnya.
Narasi untuk Mengacaukan Publik
Ia bahkan membeberkan bahwa Roy Suryo dan Dokter Tifa sebagai pihak yang menyebarkan narasi tanpa dasar kuat dalam perkara dugaan ijazah palsu Presiden ke-7, Jokowi.
"Saya katakan mereka itu adalah pembohong besar yang ingin mengacaukan Republik ini dengan narasi-narasinya dia," Andi Azwan menuturkan.
"Untuk apa? Pembenaran dari dia, karena dia itu mereka tidak mempunyai barang bukti, dan mereka tidak berani masuk ke pengadilan," tambahnya.
Tantangan Pra-Peradilan Tidak Mendapat Respons
Lanjut Andi Azwan, pihaknya telah menantang untuk menempuh jalur hukum, namun hal itu disebut tidak direspons.

















































