Arus Mudik di Sulsel Berpotensi Terganggu karena Cuaca yang Tidak Menentu

16 hours ago 11
Pemudik menggunakan sepeda motor. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Kondisi cuaca di Sulawesi Selatan jadi salah satu hal yang paling dipertimbangkan jelang arus mudik lebaran 2026.

Perkembangan cuaca di Sulsel dalam sepekan terakhir relatif membaik setelah sebelumnya wilayah Mamminasata diguyur hujan deras hingga menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kota Makassar.

Menjelang arus mudik Lebaran Idulfitri 2026, pergerakan masyarakat memang terus meningkat.

Faktor cuaca bisa menjadi salah satu penghambat kelancaran arus mudik, terutama di wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

16 Daerah Masuk dalam Kategori Rawan

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan pemerintah, terdapat sedikitnya 16 daerah di Sulawesi Selatan yang masuk kategori rawan bencana selama periode mudik.

Daerah rawan longsor umumnya berada di wilayah pegunungan seperti Palopo, Tana Toraja, Luwu, dan Luwu Utara.

Sementara itu, potensi banjir lebih banyak ditemukan di wilayah pesisir dan dataran rendah, di antaranya Makassar, Wajo, Pangkajene dan Kepulauan, Takalar, Jeneponto, Sinjai, serta Pinrang.

Sementara daerah rawan banjir dan longsor di Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Barru, Kabupaten Bone, Kabupaten Soppeng.

Penjelasan BPBD

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo mengungkap untuk perkembangan rapat koordinasi terakhir, wilayah Maros, Gowa, dan Pangkep menjadi daerah dengan potensi hujan dengancurah yang tinggi selama periode mudik.

Hanya saja menurutnya, walaupun daerah lainnya bukan masuk rawan bencana, pada periode mudik setiap daerah perlu siaga.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |