Bandara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulteng mendadak viral di media sosial dan disebut ilegal. Foto: ist
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Baru-baru ini terbongkar adanya sebuah bandara di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah yang beroperasi secara misterius sejak 2014. Bandara khusus itu berada di area pertambangan nikel beroperasi disebut tanpa adanya pengawasan dari aparat negara, seperti tidak adanya petugas bea cukai hingga imigrasi.
Pakar Ilmu Komunikasi Politik, Prof Henri Subiakto mempertanyakan ada perusahaan asing punya bandara sendiri, tanpa dikontrol petugas imigrasi, maupun petugas bea cukai. Anehnya kata dia, baru ketahuan dan heboh di era Presiden Prabowo Subianto setelah bandara ini beroperasi bertahun tahun.
"Lalu kemana selama ini kepolisian dan penguasa wilayah disitu? Siapa pula yang mengijinkan orang asing bebas keluar masuk tanpa menghiraukan kedaulatan negara ini? Lalu apa saja yang kemungkinan terjadi saat orang orang dari negara asing itu bebas keluar masuk lewat fasilitas bandara khusus ini?" ujar Prof Henri melalui akun X pribadinya, Rabu (26/11).
Lebih lanjut ia mempertanyakan pihak-pihak yang 'melindungi' aktivitas di sana sehingga memperoleh kebebasan dan keistimewaan dengan mengabaikan otoritas negara dan UU di wilayah itu.
"Ayo pak Prabowo tegakkan aturan dan tunjukkan kedaulatan NKRI. Kami percaya bahwa Presiden Prabowo dan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin akan mampu menertibkan berbagai penyimpangan dan bertindak tegas sesuai peraturan perundangan yang berlaku di RI," tegasnya.
Mantan Staf Ahli Menkominfo Bidang Komunikasi dan Media Massa itu menegaskan semua itu demi kekuasaan elit, bukan utamanya untuk kesejahteraan rakyat.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































