Trump Tegaskan Gelombang Besar Serangan ke Iran Segera Datang, Pertimbangkan Kirim Pasukan Darat

4 hours ago 3
Donald Trump

FAJAR.CO.ID - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kian memuncak setelah serangan udara yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa gelombang besar serangan militer belum dilancarkan dan kemungkinan pengerahan pasukan darat tengah dipertimbangkan sebagai langkah selanjutnya.

Serangan Udara Memicu Balasan Rudal Iran

Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran mulai meningkat sejak Sabtu pagi (28/2/2026), ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan udara langsung ke ibu kota Teheran. Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa di kalangan sipil.

Akibat serangan ini, Ali Khamenei dikonfirmasi gugur setelah rudal menghantam tempat kerjanya. Iran kemudian membalas dengan serangan rudal ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Trump Buka Peluang Kirim Pasukan Darat

Dalam wawancara dengan New York Post yang dilansir Al Arabiya pada Selasa (3/3), Donald Trump menyatakan tidak ragu untuk mengerahkan pasukan darat ke Iran jika diperlukan.

Ia menegaskan bahwa meskipun presiden sebelumnya berjanji tidak akan mengirim pasukan darat, dirinya tidak pernah membuat pernyataan serupa.

"Saya tidak ragu-ragu untuk mengerahkan pasukan darat - seperti yang dikatakan setiap presiden, 'Tidak akan ada pasukan darat.' Saya tidak mengatakannya," katanya.

"Saya mengatakan, 'mungkin tidak membutuhkannya,' (atau), 'jika memang diperlukan,'" jelas Trump.

Ketidakpastian Pemimpin Baru Iran dan Ancaman Gelombang Besar

Lebih lanjut, Trump mengaku belum mengetahui siapa yang kini memimpin Iran setelah wafatnya Ali Khamenei. Ia memperingatkan bahwa serangan besar-besaran belum dimulai dan akan segera diluncurkan.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |