BGN Tutup Sementara 62 SPPG karena Menu MBG Tidak Sesuai, Tegaskan Ini Dampaknya

8 hours ago 4
Ikan lele mentah dalam Menu MBG

FAJAR.CO.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup sementara 62 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) karena dianggap tidak menyajikan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai anggaran selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah/2026.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa penutupan ini dilakukan karena menu yang disajikan oleh 62 SPPG tersebut dianggap minimalis dan kurang baik, sehingga tidak memenuhi standar yang ditetapkan.

"Minimal ada 62 SPPG yang kami tutup sementara karena tidak sesuai dalam memberikan menu, baik itu menu minimalis maupun menu yang kurang baik, itu yang selama Ramadhan ini kita tutup dulu sementara," jelas Dadan.

Vocal Minority yang Viral, Silent Majority Tetap Berjalan Baik

Dadan menjelaskan bahwa 62 SPPG yang ditutup ini merupakan bagian dari vocal minority, yakni sebagian kecil yang menjadi perbincangan dan viral di media sosial. Sementara itu, lebih dari 25.000 SPPG lainnya tetap berjalan dengan baik dan menjadi silent majority yang jarang mendapat sorotan.

"Padahal ada 25.000 lebih SPPG yang berjalan, tetapi 62 itu yang membuat menu kurang sesuai dan minimalis yang membuat viral, jadinya vocal minority, kan? 62 tetapi membuat viral seluruhnya, padahal sebagian besar kan melaksanakan dengan baik," katanya saat ditemui di Jakarta.

Lebih lanjut, Dadan berharap jumlah SPPG yang bermasalah ini semakin kecil agar laporan yang muncul dari silent majority yang bagus bisa lebih banyak diketahui publik.

Status Penutupan Sementara dan Proses Perbaikan

Penutupan 62 SPPG ini bersifat sementara karena menu yang disajikan tidak sesuai dengan pagu anggaran. Selain itu, ada juga SPPG lain yang ditutup sementara karena belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

Read Entire Article
Rakyat news| | | |