Bisnis MBG Disebut Menggiurkan, Benarkah Satu Dapur Bisa Hasilkan Rp 300 Juta per Bulan? Ini Hitungannya

8 hours ago 13

FAJAR.CO.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perbincangan hangat setelah Said Didu menyebut pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai "bisnis renyah memabukkan".

Pernyataan ini membuka diskusi tentang besarnya potensi keuntungan yang bisa diraih dari pengelolaan dapur MBG.

Simulasi Pendapatan Harian Dapur SPPG

Dalam simulasi yang beredar, satu dapur SPPG rata-rata mengelola 2.500 porsi makanan setiap hari dengan harga per porsi Rp 15.000. Jika dihitung, total pemasukan harian mencapai Rp 37.500.000.

Namun demikian, biaya operasional dibagi menjadi tiga komponen utama, yaitu sewa dapur sebesar Rp 7.500.000, biaya operasional Rp 5.000.000, dan biaya makanan Rp 25.000.000. Total pengeluaran ini sama dengan total pemasukan harian, yaitu Rp 37.500.000.

Potensi Pendapatan Bulanan dan Skala Besar

Meski demikian, ada narasi tentang adanya margin atau selisih keuntungan yang masuk ke mitra pengelola. Dengan asumsi dapur beroperasi selama 24 hari dalam sebulan, potensi pendapatan yang bisa diperoleh mencapai Rp 300.000.000 per bulan untuk satu dapur.

Lebih lanjut, jika jumlah dapur bertambah, maka potensi pendapatan juga meningkat secara signifikan. Misalnya, 10 dapur bisa menghasilkan Rp 3 miliar per bulan, 100 dapur Rp 30 miliar, dan jika sampai 1.000 dapur, pendapatan bisa mencapai Rp 300 miliar per bulan.

Analisis Peluang dan Tantangan Bisnis MBG

Fenomena ini menunjukkan dua sisi pandang yang perlu diperhatikan. Di satu sisi, program MBG membuka peluang usaha besar dalam sektor pangan, mendorong perputaran ekonomi lokal, dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |