Ilustrasi Logo BMKG
FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem.
Peringatan ini dikeluarkan BMKG usai mendeteksi kemunculan bibit siklon tropis baru dengan kode 95B.
Fenomena ini terpantau berada di wilayah perairan Indonesia bagian barat, tepatnya di Selat Malaka.
Untuk saat ini, posisi dari bibit siklon tropis 95B berada di sebelah timur wilayah Aceh, atau pada koordinat 4.7° Lintang Utara dan 99.0° Bujur Timur.
"Bibit Siklon Tropis 95B terpantau berada di sekitar wilayah Selat Malaka, sebelah timur Aceh," tulis BMKG dalam keterangan resminya melalui akun Instagram @infobmkg
Dalam temuan ini, bibit tersebut diketahui tercatat memiliki tekanan udara minimum 1003 hPa.
Kekuatan angin di sekitar pusat sistem cukup signifikan, dengan kecepatan maksimum mencapai 30 knot atau setara dengan 56 kilometer per jam.
BMKG juga mengeluarkan prediksi bibit ini akan waktu 24 hingga 72 jam ke depan, potensi bibit 95B untuk berkembang menjadi siklon tropis dikategorikan Sedang hingga Tinggi.
Potensi tersebut membuat beberapa wilayah seperti pesisir Aceh dan Sumatra Utara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Dengan munculnya bibit ini berpotensi memicu dampak cuaca tidak langsung berupa:
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Angin kencang di wilayah pesisir.
Gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran di Selat Malaka.
(Erfyansyah/fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































