Ilustrasi Seleksi Kompetensi Dasar CPNS (Foto: Istimewa)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pola historis menunjukkan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hampir selalu digelar setiap dua tahun sekali. Pengalaman sebelumnya menjadi indikasi kuat bahwa 2026 memang sangat mungkin diadakan seleksi.
Tingginya minat menjadi abdi negara semakin mendorong pemerintah membuka rekrutmen.
Berdasarkan pada data Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah pelamar CPNS 2024 mencapai lebih dari 3,5 juta orang. Sedangkan formasi yang tersedia tidak mencapai setengahnya atau hanya sekitar 500 ribu posisi.
Hingga Desember 2025, Kementerian PANRB dan BKN belum menyetakan secara resmi terkait ada tidaknya pengadaan CPNS 2026.
Namun, beberapa instansi pemerintahan baik kementerian maupun lembaga negara sudah melakukan proses persiapan membuka rekrutmen CPNS secara besar-besaran.
Pemerintah beralasan belum membuka pendaftaran karena masih menghitung kebutuhan formasi baru berdasarkan proyeksi pegawai pensiun tahun 2026.
Selain itu anggaran rekrutmen CPNS dan PPPK juga tengah dibahas dalam Rancangan APBN 2026.
Pemerintah memprioritaskan penyelesaian pengangkatan tenaga honorer dan PPPK yang belum terserap.
Di sisi lain, proses validasi data kebutuhan ASN di tiap kementerian/lembaga pun belum sepenuhnya selesai.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh sebelumnya menyebut, pembukaan formasi CPNS 2026 bergantung pada kebutuhan dan usulan dari masing-masing instansi.
Menurutnya, jika tidak ada permintaan formasi yang diajukan, maka proses seleksi tidak bisa dilanjutkan.
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:













































