Kepulan asap di fasilitas pengolahan minyak Ras Tanura milik Saudi Aramco pada hari Senin (2/3)
FAJAR.CO.ID, TEHRAN - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) memberikan pernyataan terkait target serangan di negara-negara timur tengah, tempat aset militer dan kepentingan Amerika Serikat (AS) berada.
Militer Iran mengatakan bahwa fasilitas minyak di negara-negara regional bukan termasuk target serangan Iran.
Sebuah sumber militer yang mengetahui informasi mengatakan kepada Tasnim bahwa fasilitas minyak di negara-negara regional bukanlah dan tidak termasuk target serangan Iran.
Sumber tersebut pada saat yang sama menambahkan bahwa semua kepentingan Amerika dan Israel di bagian mana pun di wilayah tersebut termasuk di antara target sah Iran dan semuanya akan diserang.
Pernyataan dari sumber Tasnim tersebut muncul setelah serangan drone menargetkan fasilitas pengolahan minyak Ras Tanura milik Saudi Aramco pada hari Senin, yang memicu kebakaran, menurut laporan media.
Ras Tanura, yang terletak di pantai timur Arab Saudi di sepanjang Teluk Persia, berfungsi sebagai salah satu pusat penyulingan dan ekspor minyak utama kerajaan tersebut.
Pangkalan Udara Kerajaan Inggris Diserang Drone
Sementara itu, reuters pada Senin melaporkan bahwa serangan pesawat tak berawak menargetkan pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris di Akrotiri, Siprus, semalam, menandai serangan langsung pertama terhadap instalasi tersebut dalam empat dekade.
Menurut pejabat Siprus dan Inggris, pesawat tak berawak itu menghantam fasilitas tersebut tak lama setelah tengah malam, menyebabkan kerusakan terbatas tetapi tidak ada korban jiwa.

















































