Bursa Asia Menguat Signifikan Usai Pernyataan Trump, Harga Minyak Turun Drastis

5 hours ago 6
Donald Trump

FAJAR.CO.ID - Bursa Asia mayoritas kembali menguat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pernyataan yang menimbulkan penurunan harga minyak secara signifikan. Pernyataan Trump yang menyebut operasi militer AS bersama Israel telah mencapai kemajuan besar membuat pasar optimis bahwa konflik dengan Iran berpotensi segera mereda.

Komentar Trump tersebut mendorong indeks-indeks utama di Asia untuk berbalik arah dari zona merah ke hijau. Indeks Kospi Korea Selatan memimpin dengan kenaikan sebesar 5%, diikuti oleh indeks Kosdaq yang naik lebih dari 4%. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 1,35%, Nikkei 225 Jepang melonjak 1,66%, dan Topix bertambah 1,3%.

Harga Minyak Turun Drastis Setelah Sinyal Perdamaian

Harga minyak mentah AS turun hingga 6,49% menjadi US$88,66 per barel pada Senin malam waktu ET, setelah sebelumnya sempat melambung melewati US$100 per barel.

Penurunan ini terjadi setelah Trump mengindikasikan bahwa tujuan operasi militer telah hampir tercapai, meski ia tidak merinci target akhirnya.

"Kami membuat kemajuan besar untuk menyelesaikan tujuan militer kami," kata Trump sekitar sembilan hari setelah operasi militer dimulai. Ia menegaskan bahwa kekuatan Iran telah melemah secara signifikan akibat operasi tersebut.

Strategi Pengendalian Selat Hormuz dan Dampaknya

Trump juga mempertimbangkan untuk mengambil alih kendali Selat Hormuz, jalur perdagangan minyak global paling vital. Penutupan Selat Hormuz sebelumnya menyebabkan gangguan pasokan minyak dunia hingga 20%, yang disebut Bob McNally, Presiden Rapidan Energy Group, sebagai "gangguan terbesar yang pernah ada."

Read Entire Article
Rakyat news| | | |