Dandhy Laksono Sentil Teddy Indra Wijaya: Pemakan Pajak Ini Risau Pengamat?

6 hours ago 10
Dandhy Laksono

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pernyataan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, yang mengeluhkan fenomena pengamat menuai reaksi keras dari berbagai kalangan.

Salah satunya datang dari sutradara film dokumenter 'Dirty Vote', Dandhy Laksono, yang melontarkan kritik menohok.

Ia blak-blakan berbicara terkait situasi di lapangan yang menurutnya lebih mendesak untuk menjadi perhatian pemerintah.

Dandhy mengaitkan pernyataan Teddy dengan sejumlah peristiwa yang ia anggap lebih serius.

“Ada polisi nembak-nembakin orang di Dogiyai atau tentara berkeliaran nyiram air keras di Jakarta," ujar Dandhy dikutip fajar.co.id, Minggu (12/4/2026).

Jadikan Kritik sebagai Bahan Evaluasi

Dandhy bilang, perhatian pejabat seharusnya tertuju pada persoalan-persoalan tersebut, bukan pada kritik dari para pengamat. “Dan pemakan pajak ini (Teddy Indra Wijaya) risau soal pengamat?," cetusnya.

Sebelumnya, fenomena maraknya komentar publik dari berbagai kalangan mendapat perhatian Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Ia menyinggung munculnya banyak pihak yang mengaku sebagai pengamat, namun tidak seluruhnya memiliki dasar keahlian maupun data yang memadai.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membentuk opini yang tidak sepenuhnya berpijak pada fakta.

Inflasi Pengamat

Teddy menyebut saat ini terjadi lonjakan jumlah pengamat di berbagai bidang. Ia menilai tidak sedikit di antaranya berbicara di luar kompetensinya.

“Kemudian yang ketiga, saya mau jawab juga. Sekarang ini, ada satu fenomena. Apa itu? Ada yang namanya inflasi pengamat. Jadi, banyak sekali pengamat. Ada pengamat beras, tapi dia background-nya bukan di situ," ujar Teddy, kemarin.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |