Dapur MBG Diduga Dibangun Demi Bisnis, Nanik Deyang: Gak Kasiankah Sama Presiden?

10 hours ago 12
Nanik S Deyang saat lakukan sidak.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Inspeksi mendadak yang dilakukan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, di Sumatra Selatan mendadak jadi perhatian publik.

Dalam sidak tersebut, ia menemukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Belitang Tegal Rejo, OKU Timur, diduga tidak memenuhi standar operasional.

Temuan itu langsung memicu teguran keras. Nanik menilai pengelolaan dapur berjalan tidak sesuai ketentuan, terlebih lokasinya berada dekat kandang walet dan kandang sapi.

Dekat Kandang, Nanik Minta Dapur Disuspend

Saat meninjau lokasi, Nanik mendapati sejumlah aspek yang bermasalah, termasuk sistem pengolahan limbah dan sumber air yang digunakan.

"Ini suspend dulu, ganti dulu dengan IPAL yang benar. Masih mau nyari ngutip lagi, untung lagi. Gak kasian kah sama Presiden? Sudah dekat dengan burung walet, IPAL-nya seperti ini, pakai air galon yang tidak ada mereknya," ungkap Nanik S Deyang saat melakukan tinjauan, dikutip fajar.co.id, Rabu (25/3/2026).

Ia menekankan bahwa kondisi tersebut tidak layak untuk dapur yang menyiapkan makanan dalam program nasional.

Kaget Dengar Suara Sapi

Di tengah sidak, Nanik kembali dibuat terkejut setelah mendengar suara sapi dari sekitar lokasi.

Ia kemudian memastikan bahwa di samping dapur terdapat kandang ternak.

"Itu ada kandang sapi ya. Lah kan gak boleh dekat kandang sapi juga," ungkap Nanik.

Temuan tersebut membuatnya semakin mempertanyakan kelayakan lokasi dapur SPPG tersebut.

Tegaskan Program Bukan untuk Bisnis

Nanik juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pengelolaan dapur yang dinilai tidak mengedepankan aspek kesehatan dan keselamatan pangan.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |