Diserang Trump, Paus Leo XIV: Terlalu Banyak Orang Menderita, Saya akan Terus Berbicara Lantang Menentang Perang

8 hours ago 6
Paus Leo XIV

FAJAR.CO.ID, VATIKAN -- Paus Leo XIV mengatakan ia akan terus berbicara menentang perang, meskipun mendapat kritik dari Presiden AS, Donald Trump, dan memperingatkan bahwa pesan-pesan keagamaan tidak boleh disalahgunakan untuk tujuan politik.

Berbicara kepada Reuters di dalam penerbangan kepausan ke Aljazair pada hari Senin, Paus mengatakan ia tidak bermaksud untuk terlibat dalam perselisihan langsung dengan Trump tetapi menolak cara sebagian pesan Kristen ditafsirkan.

“Saya tidak ingin berdebat dengannya. Saya tidak berpikir bahwa pesan Injil dimaksudkan untuk disalahgunakan seperti yang dilakukan beberapa orang,” kata Paus Leo.

Pada hari Minggu, Trump menyerang Paus dan menuduhnya lemah dalam menangani kejahatan dan buruk untuk kebijakan luar negeri, dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya.

“Paus Leo LEMAH dalam menangani Kejahatan, dan buruk untuk Kebijakan Luar Negeri,” tulis Trump, lebih lanjut mengklaim bahwa Gereja Katolik memilih Paus sebagian untuk mengelola hubungan dengan pemerintahannya.

Trump lebih lanjut mengatakan bahwa ia lebih menyukai saudara Paus, Louis, menggambarkannya sebagai pendukung MAGA sejati dan lebih selaras dengan pandangan politiknya. “Saya lebih menyukai saudaranya, Louis, daripada Paus sendiri, karena Louis adalah pendukung MAGA sejati. Dia mengerti, dan Leo tidak,” tulis Trump.

Ia juga mengkritik Paus atas pandangannya tentang keamanan internasional, termasuk program nuklir Iran dan tindakan militer AS. Ia mengklaim bahwa pengangkatan Paus dipengaruhi secara politik oleh masa kepresidenannya sendiri dan berpendapat bahwa Leo harus menghindari politik, menuduhnya merugikan Gereja Katolik dengan berpihak pada posisi sayap kiri.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |