Disindir Pramono, PSI Sebut Jokowi Masuk Selokan Bukan Gaya-gayaan, Tapi Ingin Cegah Banjir

14 hours ago 16
Jokowi Masuk Gorong-gorong

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bun Joi Phiau menanggapi pernyataan satir Gubernur Jakarta Pramono Anung yang melempar candaan ke Ketua PMI Jusuf Kalla (JK) tak mau masuk ke gorong-gorong dan lebih mengedepankan kinerja pikiran dan otak.

Bun Joi Phiau yang merupakan Anggota Komisi D DPRD DKI Fraksi PSI, menyebutkan, dalam praktik kepemimpinan, melihat langsung situasi di lapangan juga dibutuhkan.

“Melihat langsung situasi di lapangan itu penting, terutama di musim penghujan di Jakarta, di mana saluran air, selokan, gorong-gorong dan sungai sangat menentukan bagaimana banjir bisa terjadi atau dicegah,” kata Bun Joi dikutip pada Senin (16/2/2026).

Ia mengatakan aksi Joko Widodo (Jokowi) yang masuk langsung ke gorong-gorong saat menjabat gubernur DKI Jakarta adalah aksi nyata untuk memahami kondisi ril lapangan serta sebagai wujud mendengar keluhan warga.

“Banyak pemimpin (termasuk Joko Widodo ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta) turun langsung ke selokan atau gorong-gorong untuk memahami kondisi teknis dan mendengar langsung keluhan warga. Ini tidak hanya simbolik, tetapi sering memberikan insight nyata tentang masalah yang dihadapi,” tutur Bun Joi.

Ia lantas menyinggung pernyataan Prabowo Subianto yang menggarisbawahi pentingnya aksi di lapangan dalam gerakan ini.

“Relevan sebagai konteks kebiasaan kepemimpinan sebelumnya. Jadi, kepemimpinan yang efektif idealnya menggabungkan kerja berpikir strategis (kebijakan) dengan kepekaan terhadap realitas di lapangan,” jelasnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |