Dorong Pemberdayaan UMKM, TSDC Bali Angkat Kerajinan Serat Alam ke Pasar Global Lewat LinkUMKM

8 hours ago 10

FAJAR.CO.ID - Di tengah meningkatnya tren fesyen ramah lingkungan, TSDC Bali dari Desa Celuk, Sukawati, Gianyar, berhasil mengangkat kerajinan serat alam menjadi produk yang diminati pasar lokal dan mancanegara. Dengan memanfaatkan platform LinkUMKM milik BRI, TSDC mampu memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan kapasitas usaha para pengrajin lokal.

Kerajinan Serat Alam Berpadu Desain Modern

TSDC Bali mengolah bahan serat alam seperti ate, rotan, dan pandan secara handmade, menghasilkan produk fesyen seperti tas, dompet, dan aksesori dengan sentuhan desain modern namun tetap mempertahankan teknik anyaman tradisional. Produk-produk seperti beach bag, topi, dan dompet anyaman menjadi favorit untuk aktivitas liburan dan sehari-hari.

Ni Wayan Sri Mustika Dewi, Founder dan Owner TSDC Bali, menuturkan bahwa usaha ini lahir dari keinginan menghadirkan produk yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga memiliki makna emosional bagi penggunanya.

"TSDC mulai dirintis pada tahun 2020 dari keinginan untuk menghadirkan 'tanda sayang' melalui produk yang personal dan bermakna. Nama 'Tanda Sayang dan Cinta' bukan sekadar label, tetapi mencerminkan filosofi bahwa setiap produk buatan tangan membawa energi kasih sayang dari pembuatnya kepada pemakainya," jelasnya.

Manfaatkan Ekosistem LinkUMKM untuk Pengembangan Usaha

Dalam mengembangkan usaha, TSDC memanfaatkan ekosistem pemberdayaan UMKM BRI melalui platform LinkUMKM yang telah digunakan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM hingga akhir 2025. Platform ini menyediakan enam fitur utama yang saling terintegrasi dan didukung lebih dari 750 modul pembelajaran untuk memperkuat soft skill dan hard skill pelaku UMKM.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |