DPR AS Ancang-ancang Gulingkan Donald Trump, Disebut Alami Penurunan Mental

3 days ago 12
Presiden AS, Donald Trump

FAJAR.CO.ID -- Angin politik di Amerika Serikat kembali berembus kencang. Di tengah memanasnya situasi global dan sorotan terhadap kebijakan luar negeri, Presiden Donald Trump justru menghadapi tekanan dari dalam negeri.

Sejumlah anggota parlemen mulai mempertanyakan kapasitas kepemimpinannya, bahkan mendorong langkah ekstrem berupa pemakzulan.

Desakan dari Demokrat Menguat

Dorongan pemakzulan datang dari kalangan Partai Demokrat di DPR AS.

Mereka menaruh perhatiannya pada dugaan adanya penurunan kognitif yang dinilai dapat memengaruhi kinerja Trump sebagai presiden.

Salah satu suara paling lantang disampaikan oleh anggota DPR, Jamie Raskin. Ia bahkan meminta dokter Gedung Putih untuk segera melakukan tes kognitif terhadap Trump.

Pernyataan Kontroversial Picu Kekhawatiran

Permintaan tersebut bukan tanpa alasan. Raskin menilai sejumlah pernyataan Trump belakangan ini, khususnya terkait konflik Amerika Serikat dengan Iran, menunjukkan gejala yang mengkhawatirkan.

“Dalam beberapa hari terakhir, negara ini telah menyaksikan pernyataan dan ledakan emosi Presiden Trump di depan publik yang semakin tidak koheren, mudah berubah, kasar, tidak masuk akal, dan mengancam,” ujar Raskin dikutip fajar.co.id, Senin (13/4/2026).

Ia juga menyinggung unggahan Trump saat Minggu Paskah yang berisi kata-kata keras, termasuk seruan agar Iran membuka Selat Hormuz.

Bukan hanya itu, Trump dikritik karena membahas isu perang di hadapan anak-anak dalam acara Easter Egg Roll di Gedung Putih.

Dalam salah satu pernyataan yang menuai polemik, Trump bahkan mengatakan bahwa “seluruh peradaban akan mati” jika Iran tidak menyetujui syarat kesepakatan yang ia ajukan.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |