DPR Minta Prioritas Keselamatan dan Perlindungan Penumpang di Tengah Gangguan Penerbangan Internasional

4 hours ago 3
Evita Nursanty

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, gangguan penerbangan internasional mulai berdampak signifikan hingga ke Indonesia.

Penutupan ruang udara di sejumlah kawasan memicu pembatalan jadwal dan penumpukan penumpang di berbagai bandara, sehingga DPR RI mendesak pemerintah untuk memastikan keselamatan dan perlindungan konsumen menjadi prioritas utama.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menegaskan bahwa dalam situasi krisis global seperti ini, keselamatan penerbangan harus menjadi fokus utama.

Menurutnya, koordinasi antarlembaga yang solid serta komunikasi publik yang transparan dan menenangkan sangat diperlukan untuk menghadapi dinamika ini.

"Dalam situasi seperti ini, pendekatan yang harus kita kedepankan adalah keselamatan, koordinasi yang solid, perlindungan penumpang, serta komunikasi publik yang transparan dan menenangkan," kata Evita di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Evita menjelaskan bahwa penutupan ruang udara di berbagai kawasan internasional telah menyebabkan pembatalan dan pengalihan rute penerbangan, yang tidak hanya menimbulkan ketidakpastian perjalanan global tetapi juga berpotensi mengganggu konektivitas Indonesia, terutama bagi penumpang internasional dan sektor pariwisata.

"Tidak boleh ada kompromi terhadap aspek safety. Keselamatan penerbangan adalah prioritas utama," jelasnya menegaskan pentingnya standar keselamatan internasional sebagai dasar setiap keputusan terkait pengalihan rute, penundaan, maupun pembatalan penerbangan.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |