FIFA Dibuat Pusing, Pemerintah AS Disebut Beri Kebijakan Dana Jaminan untuk Para Suporter dan Berpotensi ke Para Pemain

2 hours ago 5
Donald Trump

FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Jelang berlangsung ajang Piala Dunia 2026, berbagai peraturasn atau regulasi yang memberatkan pun bermunculan.

Regulasi ini tidak hanya diberlakukan untuk para turis yang ingin ikut merasakan euforia langsung Piala Dunia, namun juga berdampak besar ke para suporter.

Sejumlah laporan menyebutkan, suporter dari beberapa negara peserta harus menyiapkan dana jaminan hingga 15.000 dolar AS (sekitar Rp253,4 juta) untuk bisa masuk ke wilayah AS.

Aturan yang memberatkan ini juga kabarnya bisa saja berdampak langsung ke para pemain yang akan berlangsung di kompetisi ini.

Hadirnya kebijakan ini jika memang benar tentunya akan negara lain dalam mengakses Piala Dunia 2026.

Ada Lima Negara yang Berpotensi Terkena Dampak

Seperti dilansir dari laporan The Athletic, kebijakan baru yang diberlakukan melalui program jaminan visa akan mulai berlaku pada 2 April 2026.

Program ini menyasar warga dari 50 negara yang mengajukan visa kunjungan atau bisnis, termasuk lima negara yang sudah lolos ke Piala Dunia 2026.

Kelima negara tersebut adalah Aljazair, Tanjung Verde, Senegal, Pantai Gading, dan Tunisia.

Untuk para suporter ini tentunya berat, pasalnya mereka akan dikenakan dana jaminan hingga 15.000 dolar AS per orang untuk mendapatkan visa wisata. Artinya, satu keluarga harus membayar secara terpisah untuk setiap anggota.

Dari sumber yang disebut paham soal kebijakan ini mengatakan anak-anak umumnya dikenai sekitar 5.000 dolar AS, sementara orang dewasa bisa mencapai 10.000 hingga 15.000 dolar AS.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |