Gus Yahya Bantah Putusan Syuriyah PBNU, Sebut Keputusan Dirinya Mundur Diambil Sepihak

1 month ago 43
Gus Yahya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, akhirnya buka suara soal keputusan Syuriyah PBNU yang mendesaknya untuk mundur.

Ia menyayangkan cara pengambilan keputusan tersebut yang menurutnya jauh dari prinsip musyawarah yang biasa dijalankan dalam tubuh NU.

Gus Yahya menceritakan bahwa sejak awal pertemuan Syuriyah digelar, arah pembicaraannya sudah jelas ingin membahas pemberhentian dirinya.

“Tadi malam, mulai sore sampai malam, dilakukan pertemuan Syuriah. Di situ membicarakan kehendak untuk memberhentikan saya. Bahkan sejak awal pertemuan sudah dinyatakan bahwa ada keinginan untuk memberhentikan saya,” ujarnya dalam pertemuan zoom yang diunggah akun Facebook @Mohammad Yasin Al-Branangiy.

Bahkan, kata dia, bukan hanya keputusan yang sudah dibawa sejak awal, tetapi narasi-narasi pembenaran juga dibuat tanpa memberi sedikit pun ruang bagi dirinya untuk menjelaskan.

“Bahkan sejak di awal pertemuan sudah dinyatakan bahwa ada keinginan untuk memberhentikan saya, kemudian dibuat narasi-narasi untuk menjustifikasi, tanpa memberikan kesempatan untuk memberikan klarifikasi terbuka kepada saya,” kata Gus Yahya.

Menurutnya, inilah alasan ia menyebut keputusan tersebut tidak lahir dari mekanisme yang semestinya.

“Jadi saya katakan tadi, keputusannya keputusan sepihak oleh Syuriah dalam hal ini Rais Aam,” tegasnya.

Di sisi lain, beredar dokumen risalah Rapat Harian Syuriyah PBNU tertanggal 20 November 2025.

Dalam dokumen yang diklaim ditandatangani Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar itu, terdapat tiga poin evaluasi yang dijadikan dasar permintaan agar Gus Yahya mundur dari posisinya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |