Harga Plastik Mulai Naik, Viral Di Sosmed Pedagang Pakai Daun Pisang

12 hours ago 9

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Dampak ketegangan politik di Timur Tengah semakin terasa. Terutama bagi para pelaku UMKM.

Banyak pedagang yang mulai mengeluhkan harga plastik yang melonjak drastis beberapa waktu belakangan.

Harga ini semakin mencekik membuat para pedagang harus putar otak untuk bijak dalam penggunaan plastik.

Dilema kemudian muncul mengurangi plastik atau mencari alternatif yang bisa menggantikan fungsi plastik sebagai kemasan produk.

Viral di media sosial banyak pedagang yang mulai mengurangi penggunaan plastik dengan memanfaatkan bahan dari alam.

Mereka mulai menggunakan daun pisang sebagai pengganti wadah plastik yang biasanya digunakan.

Mulai dari penjual es buah hingga makanan berat hingga ice cream menggunakan daun pisang ini. Bahkan digunakan sebagai pengganti plastik kemasan baju.

Tidak hanya daun pisang, ada juga sejumlah pedagang yang menggunakan tali rafia yang dirangkai sedemikian rupa.

Mengapa Harga Plastik Bisa Naik?

Plastik adalah produk yang berasal dari turunan dari minyak bumi. Gejolaj di Timur Tengah berdampak langsung terhadap biaya produksinya.

Dampaknya langsung merambat ke industri petrokimia.

Jalur distribusi energi seperti Selat Hormuz, memegang peran vital dalam suplai minyak dunia. Beberapa waktu belakangan, ketegangan di daerah ini masih terjadi.

Harga minyak mentah naik signifikan, diikuti oleh kenaikan harga bahan baku plastik seperti polyethylene (PE) dan polypropylene (PP).

Indonesia masih bergantung pada impor bahan baku plastik dari kawasan Timur Tengah. Produsen memilih mengurangi ekspor atau mengalami gangguan produksi.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |