Hasil Survei, Mayoritas Warga Amerika Tolak Pengerahan Pasukan Darat ke Iran

3 hours ago 7
Presiden AS, Donald Trump

FAJAR.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden AS, Donald Trump menghadapi tekanan yang semakin besar karena jajak pendapat menunjukkan bahwa warga Amerika menentang rencana operasi darat AS terhadap Iran, meningkatkan risiko bagi jabatannya saatmelanjutkan perang bersama dengan Israel.

Sebuah jajak pendapat baru oleh Associated Press-NORC Center for Public Affairs Research yang dirilis pada hari Rabu menemukan bahwa 63 persen loyalis dari Partai Republik mendukung serangan udara yang menargetkan Iran, namun hanya 20 persen yang mendukung pengiriman pasukan AS ke darat.

Itu berarti sekitar dua dari sepuluh pemilih Partai Republik, termasuk sebagian dari basis pendukung Trump, mendukung pengerahan pasukan darat.

Di antara populasi yang lebih luas di Amerika Serikat, penentangan terhadap sikap Trump yang semakin agresif bahkan lebih menonjol. Menurut jajak pendapat AP, 62 persen menentang pengerahan pasukan militer AS terhadap Iran.

“Trump masih memiliki dukungan yang kuat di kalangan Partai Republik,” demikian catatan ringkasan jajak pendapat, tetapi memperingatkan bahwa ia berisiko mengecewakan para pemilihnya selama tahun pemilihan paruh waktu jika perang melawan Iran berkepanjangan.

Jajak pendapat tambahan memperkuat tren ini. Survei Data for Progress yang dilakukan pada pertengahan Maret menemukan bahwa 68 persen responden menentang invasi AS ke Iran, yang mencerminkan penentangan yang konsisten di seluruh partai.

Demikian pula, jajak pendapat Universitas Quinnipiac mencatat 74 persen penentangan terhadap pengerahan pasukan darat, dengan hanya 20 persen yang mendukung.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |