Indonesia Untung Naiknya Harga Minyak Dunia Akibat Perang Iran? Ini Penjelasan Eks Petinggi Kementerian BUMN

5 hours ago 2
Ilustrasi kenaikan harga minyak dunia. (Gemini AI)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Eks Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu menyebut Indonesia diuntungkan setelah perang Iran Vs Israel dan Amerika Serikat (AS). Terutama karena naiknya harga minyak dunia.

“Justru krisis ini berkahnya ke Indonesia lebih besar,” kata eks Sekretaris Badan Usaha Milik Negara Muhammad Said Didu, Rabu (1/4/2026).

Dia mengaku punya hitung-hitungan. Bahkan mencapai ratusan miliar rupiah.

“Saya hitung, minyak, kita memproduksinya 540.000 barel per hari, kalau naik 50 USD, artinya ada penambahan pendapatan Rp390 miliar per hari,” ujarnya.

Pasalnya, kata dia, keuntungan itu lebih tinggi. Dibanding subsidi yang dikeluarkan.

“Nah, subsidi BBM itu dengan gas melon, itu setahun kalau dimasukkan kompensasi hanya Rp370 miliar per hari. Artinya surplus,” ucapnya.

Bukan hanya minyak. Dia juga mengaku punya data soal batu bara.

“Saya masih punya data yang lain. Batu bara, naiknya sejak perang ini, itu 35 persen. Harga batu bara naik sejak perang Iran. Sejak perang Iran nih,” imbuhnya.

“Nah terus, jadi kalau presiden mungkin saja mereka sudah menghitung. Karena Pak Bahlil juga, Pak Presiden Prabowo mengurangi loh, produksi batu bara dari hampir Rp800 juta, menjadi Rp600 juta. Kalau mau menambah, naikkan lagi aja ke Rp800 juta,” sambungnya,

Berdasar dari hal itu, mantan anggota DPR RI ini mengatakan bahwa pendapatan negara juga ikut naik.

“Maka pendapatan negara naik,” pungkasnya.
(Arya/Fajar)

Read Entire Article
Rakyat news| | | |