Iptu Nasrullah saat ditemui di Mapolrestabes Makassar (Foto: Muhsin/fajar)
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Iptu Nasrullah harus menjalani situasi yang sangat berat setelah remaja berusia 18 tahun bernama Bertrand Eka Prasetyo dinyatakan meninggal dunia.
Ramaja itu dinyatakan meninggal dunia setelah terkena tembakan yang diduga tidak disengaja dari pistol milik Nasrullah.
Peristiwa itu bermula ketika Nasrullah menerima laporan adanya tawuran remaja di kawasan Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang, Makassar.
Kelompok remaja tersebut dilaporkan menggunakan senjata mainan dan meresahkan warga sekitar.
Tanpa menunggu lama, Nasrullah langsung menuju lokasi kejadian seorang diri untuk membubarkan aksi tersebut.
Kronologi Kejadian
Setibanya di lokasi sekitar pukul 07.20 Wita, Nasrullah berusaha mengendalikan situasi. Ia sempat memberikan peringatan dengan menembakkan satu kali tembakan ke udara.
Tembakan peringatan itu membuat para remaja yang terlibat tawuran langsung berlarian meninggalkan lokasi.
Namun dalam situasi itu, Nasrullah berhasil mengamankan Bertrand. Saat hendak diamankan, remaja tersebut berusaha melepaskan diri dengan cara meronta.
Nahas, dalam kondisi tersebut pistol yang dipegang Nasrullah diduga tidak sengaja meletus dan mengenai bagian belakang tubuh Bertrand.
Akibat luka tembak itu, Bertrand diduga kehabisan darah hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Niat Membubarkan Tawuran
Padahal, jika saat itu Bertrand tidak berusaha melarikan diri, ia hanya akan dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pembinaan.
Langkah tersebut sebelumnya kerap dilakukan aparat kepolisian, termasuk di wilayah Polsek Manggala baru-baru ini.

















































