Iran Resmi Surati PBB, Serangan ke Khamenei Disebut Tindakan Teroris “Pengecut” dan Preseden Berbahaya bagi Dunia

5 hours ago 2
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. ANTARA/Andolu Ajansi/pri.

FAJAR.CO.ID, TEHERAN – Pemerintah Iran meningkatkan eskalasi diplomatik di panggung internasional setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dalam serangan yang dituduhkan dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, secara resmi mengirimkan surat kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dan para anggota Dewan Keamanan PBB untuk menyampaikan protes keras sekaligus ancaman konsekuensi terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab.

Dalam surat yang dikirim pada Senin (2/3/2026), Araghchi menegaskan kedudukan strategis dan simbolik Khamenei bagi Iran maupun dunia Islam. Ia menilai serangan terhadap sosok tersebut bukan sekadar tindakan militer, melainkan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip dasar hukum internasional.

"Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, bukan hanya otoritas resmi tertinggi negara, tetapi juga tokoh agama yang dihormati oleh puluhan juta umat Muslim di seluruh kawasan dan dunia," tulis Araghchi dalam surat tersebut, dilansir media Iran, Press TV, Senin (2/3/2026).

Pernyataan itu menegaskan bahwa dampak serangan tidak hanya bersifat politik, tetapi juga menyentuh dimensi keagamaan dan geopolitik yang lebih luas. Araghchi bahkan memperingatkan adanya konsekuensi serius terhadap pihak-pihak yang dianggap terlibat.

"Serangan seperti itu akan memiliki konsekuensi yang mendalam dan luas, yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab para pelakunya," tegasnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |