Jusuf Kalla
FAJAR.CO.ID - Pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dengan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla di Istana Kepresidenan Jakarta menjadi momen penting dalam membahas kelangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program prioritas pemerintahan Prabowo ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, namun membutuhkan perhatian khusus terkait besarnya anggaran yang harus disiapkan.
JK Ingatkan Keseimbangan Fiskal dalam Program Nasional
Jusuf Kalla menegaskan bahwa meskipun program MBG memiliki tujuan mulia, pemerintah harus benar-benar menghitung beban anggaran yang akan ditanggung negara. Ia menjelaskan bahwa program berskala nasional seperti MBG harus dirancang dengan perhitungan fiskal yang cermat agar tidak menimbulkan tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Programnya tentu bagus, tapi harus dihitung betul bebannya bagi anggaran," kata Jusuf Kalla saat bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan.
Program Makan Bergizi Gratis sebagai Prioritas Pemerintah
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo yang ditujukan untuk menyediakan makanan bergizi bagi pelajar di seluruh Indonesia. Pemerintah berharap program ini dapat meningkatkan kesehatan dan kecerdasan generasi muda sekaligus menekan angka stunting yang masih menjadi persoalan nasional.
Namun, cakupan program yang sangat luas membuat kebutuhan anggaran yang diperlukan juga sangat besar. Oleh karena itu, masukan dari tokoh senior seperti Jusuf Kalla sangat penting untuk memastikan program tetap berjalan efektif tanpa membebani stabilitas fiskal negara.

















































