Kader PDIP Kutuk Insiden Kapal Tugboat Musaffah 2 di Selat Hormuz, 3 WNI Masih Hilang

19 hours ago 11
Ilustrasi Kapal Musaffah 2

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Kader PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, menyampaikan keprihatinan sekaligus kecaman atas insiden ledakan dan tenggelamnya kapal tugboat Musaffah 2 di Selat Hormuz.

Insiden tersebut dikabarkan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan, yang melibatkan Iran dan pihak Amerika Serikat serta Israel.

Tiga WNI Masih Dinyatakan Hilang

Dikatakan Guntur, berdasarkan keterangan dari Kementerian Luar Negeri RI, terdapat tiga warga negara Indonesia yang hingga kini masih dinyatakan hilang dalam insiden tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kapal tugboat Musaffah 2 mengalami ledakan sebelum akhirnya tenggelam di Selat Hormuz, yang merupakan jalur pelayaran strategis dunia.

“Dalam peristiwa tersebut, satu pekerja WNI mengalami luka bakar dan saat ini sedang menjalani perawatan. Sementara tiga pelaut WNI lainnya masih dinyatakan hilang,” ujar Guntur dikutip fajar.co.id, Minggu (8/3/2026).

Mercy Barends Kutuk Keras Insiden

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP sekaligus Ketua DPP PDIP Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mercy Chriesty Barends, disebut mengutuk keras insiden yang menimpa kapal tersebut.

Menurut Guntur, Mercy Barends menilai kejadian tersebut sangat memprihatinkan karena melibatkan keselamatan pekerja migran Indonesia yang bekerja di sektor pelayaran internasional.

Ia juga meminta agar pemerintah Indonesia segera melakukan langkah-langkah maksimal untuk memastikan keselamatan para WNI yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |