Rudal Sejjil dan Menu MBG Sehari. (kolase foto)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Harga pembuatan satu unit rudal balistik Sejjil milik Iran diperkirakan mencapai sekitar 16 hingga 18 juta dolar AS, angka yang sangat fantastis mengingat teknologi dan kemampuan canggih yang dimilikinya.
Rudal ini menjadi sorotan setelah digunakan dalam serangan ke Israel, menimbulkan pertanyaan tentang biaya dan dampak ekonomisnya.
Rudal Sejjil merupakan rudal balistik dua tahap berbahan bakar padat yang memungkinkan persiapan peluncuran lebih cepat dibandingkan rudal berbahan bakar cair. Dengan jangkauan sekitar 2.000 hingga 2.500 kilometer, rudal ini mampu menjangkau sebagian besar wilayah Timur Tengah hingga Eropa Tenggara.
Spesifikasi dan Teknologi Rudal Sejjil
Kecepatan rudal ini sangat mengesankan, mampu melesat hingga Mach 12 sampai 14 saat memasuki atmosfer dan sekitar Mach 5 ketika mendekati target. Selain itu, rudal Sejjil dapat membawa hulu ledak konvensional maupun nuklir dengan bobot antara 500 hingga 1.500 kilogram.
Teknologi yang diusung juga cukup canggih, termasuk kemampuan anti-radar, akselerasi tinggi, dan manuver aktif yang membuat lintasan rudal sulit diprediksi oleh sistem pertahanan musuh.
Dampak Ekonomis dan Potensi Penghematan
Secara hipotetis, jika sehari saja proyek MBG dihemat pengeluarannya yang sebesar lebih dari satu triliun rupiah, dana tersebut setara dengan pembelian sekitar 50 unit rudal Sejjil. Angka ini menunjukkan betapa besar biaya MBG yang harus dikeluarkan, di mana jika digunakan untuk pengadaan alutsista jenis ini tentu akan memperkuat pertahanan negara.
Lebih lanjut, jika penghematan ini berlangsung selama sebulan penuh, maka Indonesia bisa membeli lebih dari 1.500 unit rudal Sejjil. Hal ini menegaskan bahwa kebijakan, prioritas anggaran, dan strategi pertahanan menjadi faktor krusial dalam pengelolaan sumber daya negara.
















































