Keluarga Kelaparan! Warga Sibolga Akui Ikut Menjarah Minimarket, Siap Ganti saat Kondisi Membaik

9 hours ago 10
Tangkapan layar- Seorang pria dari Sibolga, Sumatera Utara, mengaku ikut menjarah sebuah gerai Alfamart karena keluarga kelaparan. (TikTok)

FAJAR.CO.ID, SIBOLGA -- Media sosial kini dipertontonkan aksi masyarakat Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) yang menjarah Gudang Bulog hingga minimarket. Warga yang menjadi korban banjir itu diduga terdesak karena kehabisan kebutuhan pokok.

Di sisi lain, bantuan pemerintah yang menjadi satu-satunya harapan masyarakat yang terdampak banjir dan longsor itu belum mereka peroleh. Kondisi itu memaksa warga menjarah demi memastikan keluarga bisa makan.

Kondisi tersebut setidaknya diakui salah seorang warga yang merupakan warga Sibolga, Sumatera Utara. Dia mengaku menjarah sebuah gerai Alfamart saat wilayahnya diterjang banjir besar beberapa waktu lalu. Hal itu menurutnya dilakukan lantaran tak ada bantuan dan keluarganya kehabisan makanan.

Dalam pengakuannya yang ia unggah di TikTok @galuh.hanna, tindakan itu dilakukan karena terdesak kebutuhan dan bukan niat jahat. Ia berjanji akan mengembalikan seluruh barang yang diambil ketika situasi membaik.

"Kepada pemilik Alfamart sebelumnya saya minta maaf karena saya salah satu yang menjarah toko itu," tuturnya dalam video yang dikutip JawaPos.com, Minggu (30/11).

"Sebenarnya saya tidak ada niat. Karena keterbatasan makanan dan terjebak banjir, tidak ada uang untuk membeli, tidak ada bantuan sama sekali, akhirnya saya ikut mengambil,” sambung pria tersebut.

Ia mengaku hanya mengambil beberapa bungkus mi instan, air mineral, dan snack. Barang-barang itu langsung dimasak untuk anaknya yang kelaparan.

Meski begitu, pria tersebut menegaskan tetap menyesali perbuatannya dan siap bertanggung jawab tanpa membenarkan tindakan penjarahan tersebut.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |