Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri menjadi salah satu tokoh Indonesia yang memberi perhatian terhadap kepemimpinan di Iran, usai serangan gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel.
Usai negara tersebut memilih Pemimpin Tertinggi yang baru setelah pembunuhan Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, Megawati langsung merespons dengan menyampaikan ucapan selamat yang ditujukan kepada pemimpin terpilih melalui surat resmi.
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu pada Senin 9 Maret 2026 mengirim surat kepada pemimpin tertinggi Republik Islam Iran, Mojtaba Hosseini Khamenei.
Mojtaba resmi dilantik sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran pada Minggu (8/3). Mojbata Khamenei menempati posisi itu setelah Ali Khamenei selaku pemimpin tertinggi Republik Islam Iran tewas dalam serangan brutal Amerika Serikat dan Israel ke Teheran.
Megawati menitipan surat ucapan selamat ke Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi pada Senin. Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyebut Boroujerdi ketika menerima surat mengungkapkan bahwa Megawati sosok yang konsisten memperjuangkan nilai keadilan.
"Dubes Mohammad Boroujerdi menyebut Ibu Megawati selalu yang pertama dan menggambarkan sosok pemimpin yang tidak hanya cinta perdamaian, namun juga memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan dalam tata pergaulan global," ujar Hasto, Minggu (15/3).
Sementara itu, Megawati dalam isi surat mengucapkan selamat bagi Mojtaba yang telah terpilih sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran secara demokratis. Ketum PDIP itu juga memuji Iran sebagai negara yang berdaulat.

















































