Komentator Tucker Carlson Ajak Pejabat Pentagon dan Gedung Putih Membangkan terhadap Donald Trump

13 hours ago 9
Komentator konservatif, Tucker Carlson -- AP

FAJAR.CO.ID, WASHINGTON -- Komentator konservatif, Tucker Carlson secara terbuka mendesak militer AS dan para pejabat Pentagon untuk secara aktif menentang Presiden AS, Donald Trump dan menolak perintah jika ia memerintahkan serangan nuklir terhadap Iran.

Dalam sebuah episode The Tucker Carlson Show yang dirilis pada 7 April, Carlson memperingatkan bahwa pemerintahan tersebut benar-benar di luar kendali dan bahwa logika eskalasi dalam perang AS-Israel terhadap Iran mengarah pada bencana yang tak terbayangkan.

"Ini adalah logika eskalasi dalam perang ini. Kecuali seseorang segera mengeremnya, kita akan berakhir di tempat yang bahkan tidak dapat kita bayangkan. Bukan hanya Iran, tetapi kita dan seluruh dunia," kata Carlson.

Carlson menyampaikan pesannya kepada staf dan pasukan yang bertugas di Gedung Putih dan militer AS.

"Jika Anda bekerja di Gedung Putih atau di militer AS, sekaranglah saatnya untuk mengatakan, tidak, sama sekali tidak. Katakan langsung kepada presiden, tidak," katanya.

Ia secara khusus menyinggung kemungkinan penggunaan senjata pemusnah massal, yaitu bom nuklir, terhadap penduduk Iran.

"Jika Anda berpikir untuk menggunakan senjata pemusnah massal terhadap penduduk Iran, atas nama siapa kita membebaskan Iran," klaim Carlson.

"Orang-orang yang berhubungan langsung dengan presiden perlu mengatakan, tidak, saya akan mengundurkan diri. Saya akan melakukan apa pun yang dapat saya lakukan secara legal untuk menghentikan ini karena ini gila."

'Saya tidak akan melaksanakannya' Carlson melangkah lebih jauh, secara eksplisit mendesak personel militer untuk menolak perintah.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |