Laga Sengit Malut United vs PSM Makassar Berujung Perlakuan Kasar dan Intimidasi Terhadap Para Jurnalis

2 days ago 12
Seorang jurnalis mengalami intimidasi saat meliput pertandingan.

FAJAR.CO.ID, TERNATE -- Insiden kurang mengenakkan terjadi usai laga pekan ke-25 Super League 2025/2026 antara Malut United berhadapan dengan PSM Makassar.

Usai laga sengit itu, ada sejumlah wartawan yang melaksanakan aktivitas peliputan yang mendapatkan perlakuan tak wajar.

Perlakuan tak wajar yang didapatkan itu diketahui berasal dari salah satu oknum yang diduga official tim Malut United sekaligus orang dekat pemilik Malut United.

Peristiwa tersebut terjadi setelah salah satu wartawan Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate, Irwan dipaksa untuk menghapus dokumentasi video yang merekam perjalanan perangkat pertandingan.

Diusir dari Lokasi

Selain dokumentasi video yang diminta untuk dihapus, para wartawan ini juga diusir dari lokasi pertandingan yang dilakukan oleh oknum tersebut.

Steward yang jadi garda pengaman di dalam Stadion pun mengusir sejumlah wartawan yang ada di tribune meski menggunakan ID-Card resmi dari Super League.

“Kamu wartawan, kamu harus hapus video itu,” kata orang tersebut, dengan nada teriak sembari memprovokasi sejumlah suporter.

Pemilik Malut United Juga Salahkan Wartawan

Sementara itu, pemilik utama Malut United FC, David Glen Oei yang hadir langsung dan menyaksikan laga ini juga ikut menyalahkan.

Ia menyalahkan sejumlah wartawan di lokasi tersebut. “Kamu dari mana. Kalau dari Ternate kenapa tidak mendukung kami,” ucap David.

Kekecewaan atas Tindakan yang Didapatkan

Di sisi para jurnalis, Firjal Usdek pimpinan media Halmahera Post mengaku kecewa atas tindakan kurang mengenakkan dan intimidasi yang didapatkan itu.

Menurutnya, keberadaan para jurnalis tidak melanggar apapun saat pertandingan hingga laga usai bahkan masih sesuai dengan aturan.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |