Lagi! Keracunan Massal Dialami Santri di Jombang Usai Berbuka dengan MBG

8 hours ago 10
Keluarga santri menjenguk korban keracunan MBG di RS PKU Muhammadiyah Jombang.

FAJAR.CO.ID, JOMBANG - Puluhan santri di Pondok Pesantren Sholawat Darut Taubah, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) usai berbuka puasa pada Kamis (5/3/2026).

Gejala Keracunan Muncul Cepat Setelah Makan

Para santri yang berjumlah 48 orang menyantap nasi rawon dengan telur asin, kacang-kacangan, serta buah pisang dan pir yang disediakan oleh SPPG setempat. Tak lama setelah makan, sebagian besar mulai mengeluhkan mual dan muntah, bahkan ada yang sampai pingsan.

Azza Khoirun Nisa, salah satu santri, mengaku belum sempat berbuka puasa saat kejadian berlangsung. Ia memilih tidak menyantap menu MBG karena melihat teman-temannya mengalami gejala keracunan dan berjatuhan.

"Usai makan beberapa menit langsung berjatuhan," katanya, dikutip dari bacaini.id, Sabtu (7/3/2026).

Evakuasi dan Penanganan Medis Segera Dilakukan

Menanggapi laporan tersebut, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menyatakan bahwa petugas langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Kita sudah ambil sampel makanan untuk dibawa ke laboratorium di Surabaya," jelasnya.

Para santri yang mengalami gejala langsung dievakuasi menggunakan mobil ambulans desa agar segera mendapat perawatan medis. Dari total 48 santri, sebanyak 31 orang kini menjalani perawatan di PKU Muhammadiyah, dengan kondisi beberapa di antaranya mulai membaik.

Penyebab Keracunan Masih Dalam Penyelidikan

Kapolres Ardi menegaskan bahwa penyebab keracunan masih belum dapat dipastikan hingga hasil laboratorium keluar.

"Untuk penyebabnya masih menunggu hasil lab dari sampel makanan yang sudah diamankan," pungkasnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |