Martyn Terpolowski: Indonesia Miliki Semua Sumber Daya Alam, tapi Tak Punya Produk Teknologi Sendiri

4 hours ago 6
Martyn Terpolowski.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengusaha teknologi, Martyn Terpolowski, menyoroti pengembangan usaha rintisan tekonologi di Indonesia. Seperti pendanaan yang dinilai tak efisien.

“Indonesia menghabiskan ratusan juta dolar dan memiliki aplikasi yang dapat Anda bangun dalam waktu setengah jam,” kata Martyn dalam sebuah siniar, potongan videonya diunggah ulang akun Instagram @rasionalpolek, dikutip Kamis (5/3/2026).

Menurut Martyn, Indonesia tak bisa melakukan inovasi. Padahal punya sumber daya alam. “Mereka tidak bisa melakukan inovasi apapun, karena itu bukan hal yang seksi untuk dibangun,” paparnya.

“Mengapa Indonesia tidak memiliki EV, mereka memiliki semua sumber daya alam tetapi mereka tidak memiliki produk teknologi sendiri,” sambung Martyn.

Bahkan, menurutnya, perusahaan teknologi terbesar di Indonesia hanyalah distributor. Bukan perancang atau pemrakarsa.

“Tidak ada apa-apa karena perusahaan teknologi terbesar di negara ini adalah distributor, mereka semua distributor,” terangnya.

Dia menyoroti bagaimana lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah belajar keras. Namun tak menjalankan bisnis tersebut.

Dia melihat, di Indonesia, yang berkecimpung dalam perusahaan teknologi rintisan malah lulusan bisnis. Bukan lulusan teknologi.

“Masalahnya adalah uangnya tidak tersedia, uangnya ada di dolar cepat, uangnya bukan pada bisnis nyata dan uangnya tidak ada pada anak ITB, yang telah belajar sangat keras dan pintar kebanyakan orang yang menjalankan startup di Indonesia adalah mba bukan tech,” pungkasnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |