Rosmini (53), keluarga Nurul Izzah (25) saat ditemui di Biddokkes Polda Sulsel (Foto: Muhsin/fajar)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Identitas mayat perempuan yang ditemukan terbalut selimut dan dibungkus kantong plastik sampah di Kabupaten Soppeng, akhirnya terungkap.
Korban diketahui bernama Nurul Izza (25), warga Kampung Baru, Desa Watu, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng.
Berdasarkan informasi yang didapatkan fajar.co.id, mayat Nurul ditemukan di perkebunan jati Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Senin (30/3/2026) kemarin.
Diketahui, Nurul merupakan anak pertama dua bersaudara pasangan Amiruddin dan Satriani. Ia bekerja sebagai kasir di salah satu warung bakso Labessi, Kabupaten Soppeng.
Nurul sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya di Polres Soppeng, dua pekan sebelum mayatnya ditemukan dalam kresek hitam.
Identifikasi dilakukan tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel selama dua hari terakhir.
Keluarga korban yang datang ke Biddokkes Polda Sulsel kemudian menceritakan kronologi dugaan penculikan hingga pembunuhan tersebut.
Keluarga Sebut Korban Diduga Diculik dan Diperas
Rosmini (53), keluarga korban, menyebut Nurul Izza diduga menjadi korban penculikan yang berujung pada perampasan dan pembunuhan.
Ia mengungkapkan pelaku sempat meminta uang tebusan melalui media sosial.
"Korban diduga korban penculikan, perampasan, pemerasan dan pembunuhan," ujar Rosmini kepada awak media, Rabu (1/4/2026).
"Sempat minta tebusan di akun sosmed TikTok sebesar Rp25 juta. Katanya kalau mau selamat transfer sampai jam 03.00, kalau tidak tunggu mayat kakak anda," tambahnya.
Ia mengaku keluarga tidak sempat memberikan uang tersebut. Belakangan diketahui korban diduga telah dibunuh lebih dulu.

















































