Andi Azwan
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Pengajuan permohonan Restorative Justice (RJ) oleh Rismon Hasiholan Sianipar dalam kasus dugaan fitnah ijazah Presiden Joko Widodo kembali menuai respons dari berbagai pihak.
Salah satunya datang dari Ketua Jokowi Mania (Jokman) Nusantara, Andi Azwan. Ia mengaku cukup terkejut dengan langkah yang diambil Rismon setelah sebelumnya dikenal sebagai pihak yang aktif mempersoalkan isu tersebut.
Disebut Mengejutkan Publik
Dikatakan Andi Azwan, pengajuan RJ oleh Rismon memunculkan tanda tanya besar di tengah publik.
“Terkait RJ Rismon Hasiholan Sianipar itu cukup mengagetkan kepada publik yah," ujar Andi Azwan kepada fajar.co.id, Kamis (12/3/2026).
Ia mengatakan, selama ini Rismon dikenal sebagai salah satu pihak yang berada di barisan terdepan dalam isu dugaan ijazah palsu Jokowi.
“Selama ini kan Rismon ini garis terdepan dari Tiroris, kemudian meminta RJ setelah kita melihat laporan dari kami," sebutnya.
Singgung Dugaan Ijazah Rismon di Yamaguchi
Andi Azwan juga menyinggung laporan yang mereka ajukan terkait dugaan ijazah Rismon sendiri, khususnya yang berkaitan dengan pendidikan S2 dan S3 di Jepang.
“Yaitu dugaan ijazah palsunya S2 dan S3 itu yang di Yamaguchi," tukasnya.
Ia bahkan menyebut dalam waktu dekat beberapa pihak dari kelompoknya akan melakukan pengecekan langsung ke Jepang.
“Dalam Minggu ini beberapa teman kita akan ke Yamaguchi, ke Jepang, untuk melihat dokumen-dokumen S2 dan S3 Rismon," ucapnya.
Lanjut dia, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan keabsahan dokumen yang selama ini ditampilkan Rismon.
















































