Netanyahu Tewas Akibat Serangan Iran, Israel-Amerika Ketahuan Berbohong, Alamat Kalah Perang?

4 hours ago 2
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, (dok: Al Jazeera)

FAJAR.CO.ID, TEL AVIV – Jagat maya global, khususnya platform media sosial X, dikejutkan oleh gelombang informasi yang menyebut Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah meninggal dunia.

Rumor ini menyebar dengan kecepatan eksponensial di tengah eskalasi konflik militer yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran.

Analisis terhadap fenomena ini menunjukkan bahwa isu kematian pemimpin tertinggi Israel tersebut merupakan bagian dari disinformasi digital yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk menciptakan kepanikan di tengah situasi geopolitik yang sangat sensitif.

Secara kronologis, rumor ini berawal dari unggahan akun @AmericaSpoof dengan nama profil "America Army" yang menuliskan pernyataan singkat pada Senin (16/3/2026).

Akun tersebut mengklaim bahwa Netanyahu telah wafat dan mendoakan kedamaian bagi jiwanya.

“PM Netanyahu has died. May God grant peace to his soul,” tulis akun tersebut seraya melampirkan foto Netanyahu dengan latar bendera Israel.

Unggahan ini segera memicu spekulasi liar, terutama di kalangan warganet yang mengaitkannya dengan intensitas serangan udara Iran ke wilayah pendudukan beberapa waktu lalu.

Analisis lebih mendalam mengungkapkan bahwa rumor ini diperkuat oleh beredarnya potongan video pidato terbaru Netanyahu yang dianggap janggal oleh para pakar telematika amatir di internet.

Warganet menuding rekaman tersebut sebagai hasil teknologi deepfake atau manipulasi AI tingkat tinggi. Spekulasi ini memuncak setelah munculnya tangkapan layar konferensi pers yang menunjukkan Netanyahu seolah memiliki enam jari pada salah satu tangannya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |