Nilai Matematika Anak SMA Anjlok, Indra Charismiadji: Cara Ngajar Aja Sudah Salah

3 days ago 16
Indra Charismiadji

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aktivis Pendidikan, Indra Charismiadji, bicara mengenai anjloknya nilai Matematika siswa SMA sederajat dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025.

Dikatakan Indra, akar persoalan utama terletak pada metode pembelajaran yang keliru sejak awal.

“Cara ngajar matematika aja udah salah gimana mau bisa bagus,” ujar Indra kepada fajar.co.id, Kamis (27/11/2025).

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru menjadi poin utama yang harus segera dibenahi.

“Benar (kualitas guru yang harus ditingkatkan),” tegasnya.

Metode pengajaran Matematika di sekolah saat ini dianggap tidak sesuai dengan dasar-dasar pedagogi modern.

“Apa yang ada di sekitar, baru pakai icon (gambar). Terakhir baru pakai simbol (huruf dan angka). Bahasa lainnya harus mulai konkret dulu baru ke abstrak,” jelasnya.

Indra mengutip pandangan pakar pendidikan Jerome Brunner yang menekankan bahwa pembelajaran harus dimulai dari tahap nyata (enactive).

Setelah itu, baru beranjak ke tahap gambar atau ikon, dan terakhir menuju simbol seperti huruf dan angka.

Hanya saja, kata Indra, pendekatan pendidikan di Indonesia justru berjalan terbalik, yakni langsung mengenalkan konsep abstrak sejak awal.

“Sedangkan di Indonesia terbalik, mulainya udah diajar angka dulu (1, 2, 3, dan seterusnya). Ini yang bikin kemampuan kita sangat-sangat lemah,” tandasnya.

Sebelumnya, Abdul Mu'ti menyatakan, ada faktor yang menyebabkan jeblok atau penurunan Matematika bagi para siswa SMA.

Bukan masalah siswa tersebut bodoh dalam mengerjakan soal matematika, melainkan ada faktor lain menurutnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Rakyat news| | | |