Pandji Pragiwaksono Sentil Prabowo: Jangan Pecat Honorer, Menteri Lu Gak Dikasih Mobil-Rumah Masih Bisa Hidup

7 hours ago 10
Pandji Pragiwaksono

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Komika Pandji Pragiwaksono blak-blakan terkait kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Prabowo Subianto yang disebut justru berpotensi membebani masyarakat.

Ia mengatakan bahwa langkah penghematan seharusnya tidak menyasar kelompok rentan, melainkan dimulai dari pejabat yang memiliki kemampuan finansial lebih.

Pandji menegaskan, prinsip utama efisiensi adalah tidak merugikan rakyat kecil.

Menurutnya, kebijakan yang berdampak pada pegawai honorer dan tenaga kontrak justru berlawanan dengan tujuan penghematan.

Minta Efisiensi Tidak Korbankan Rakyat

Pandji menuturkan bahwa efisiensi boleh dilakukan, tetapi harus memiliki batasan yang jelas.

"Lu mau efisiensi? Boleh. Patokannya, jangan ngerugiin rakyat," ujar Pandji dikutip fajar.co.id, Minggu (29/3/2026).

Ia kemudian menyinggung kebijakan yang berdampak pada pekerja honorer dan kontrak.

"Yang berarti, yaitu pegawai honoran dan kontrakan, bukan itu yang lu pecat," tukasnya.

Kata dia, kelompok tersebut justru paling rentan secara ekonomi sehingga tidak layak dijadikan objek penghematan.

Fasilitas Menteri dan DPR

Pandji juga menyinggung fasilitas pejabat negara seperti mobil dinas dan rumah dinas. Ia menilai penghematan seharusnya dimulai dari fasilitas tersebut.

"Menteri lu jangan dikasih mobil, emang gak punya? Semua menteri, semua anggota DPR punya mobil, punya rumah," imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa tanpa fasilitas tersebut, pejabat negara tetap bisa hidup layak.

"Gak dikasih mobil, gak dikasih rumah, gak dikasih tujangan rumah, juga masih bisa hidup," tukasnya.

Pandji kemudian mempertanyakan nasib pekerja yang terdampak pemutusan kontrak.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |