Pelukan Goenawan-Dahlan Setelah 10 Tahun tak Berjumpa

4 hours ago 5

Oleh : Suhendro Boroma

FAJAR.CO.ID - BUKA puasa di Xiang Fu Hai Lt.6 Hotel Vasa Surabaya boleh dikata paling membahagiakan. Momen di Rabu 11 Maret 2026 yang bertepatan dengan 21 Ramadhan 1447 H itu (moga) baroqah, indah, dan sangat berkesan.

Di ball room hotel bintang lima di Jl. Mayjen HR. Muhammad Surabaya ini Dahlan Iskan (DI) terakhir mengikuti rapat evaluasi Jawa Pos Grup. Tahun 2016. Rapat tahunan yang mempertemukan semua petinggi Jawa Pos induk di Surabaya dengan semua jajaran direksi dan para manajer anak usaha Jawa Pos Grup dari Sabang hingga Merauke.

Saya duduk di jejeran kursi tengah bagian pinggir. Tepat disamping Maesa Samola. Dari belakang DI melihat kami. Pak Boss —begitu kami menyapanya, duduk disamping saya. Sembari menepuk punggung saya, Abah —sapaan akrab kami kepada DI, menyampaikan permintaan, lebih tepatnya perintah kepada saya. Itulah “SK” saya untuk menjadi CEO di Riau Pos Grup.

Pada Rabu 11 Maret kemarin “pertemuan” itu terulang. Di hotel yang sama: hotel mewah yang satu-satunya di Surabaya dilengkapi helipad. Kebetulan juga, di pertemuan kali ini saya duduk disamping Maesa Samola

Tapi momennya berbeda. Buka puasa bersama. Saya beruntung termasuk satu dari delapan belas orang yang diundang di acara yang bersejarah itu.

Pimpinan puncak hadir Ratna Dewi Wonoatmodjo, Komisaris Utama Jawa Pos Holding (JPH). Dari jajaran direksi JPH, ada Paul Tehusijarana, Hidayat Jati, Maesa Samola dan Leak Kustiyo. Juga
Yushe Marleyna, Direktur Ghana Pena, Sri Mulat Chichi, Direktur Temprina, saya (Dirut JJMN), dan Ira Nihrawati, Direktur Radar Bogor —satu-satunya direksi dari “kalangan cucu” JPH.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |