Pemerintah Buka Opsi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Bahlil Bilang Sedang Dihitung

5 hours ago 4
Ilustrasi BBM

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Pemerintah membuka opsi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi. Hal itu menuai sorotan.

Di media sosial, berbagai spekulasi mencuat. Salah satunya dari akun X Sobat Miskin TV.

“Bukan naik tapi disesuaikan. Apakah ini tanda akhirnya pemerintah menyerah, yang awalnya mati-matian mempertahankan harga BBM, pada akhirnya defisitnya makin jebol,” tulisnya dikutip Jumat (10/4/2026).

Padahal menurutnya, ada opsi lain. Yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) distop.

“Padahal opsi MBG distop sebenarnya juga opsi yang sangat mungkin dan sangat rasional,” ujarnya.

Sinyal Kenaikan Dilempar Bahlil

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memberi sinyal Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi akan naik. Seiring naiknya harga minyak dunia.

Dia mengatakan pemerintah saat ini melakukan perhitungan sebelum memutuskan penyesuaian harga.

“Mengenai dengan BBM yang RON 92, RON 95, RON 98, termasuk dengan solar yang Pertamina Dex, itu nanti kita akan melakukan penyesuaian setelah perhitungan selesai," kata Bahlil dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).

“Sekarang kita masih melakukan exercise,” tambahnya.

Dia belum bisa memberi kepastian harganya naik berapa. Bakal bergantung pada pergerakan harga minyak global.

"Dan mudah-mudahan doakan agar betul harga ICP (Indonesian Crude Price/harga minyak mentah Indonesia) bisa turun. Itu akan jauh lebih baik lagi. Tapi sampai sekarang kita masih melakukan perhitungan dengan badan usaha seperti Pertamina dan swasta," ujarnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |