Pensiun PNS (Ilustrasi)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pensiunan aparatur sipil negara (ASN) melalui PT Taspen (Persero) seringkali mengalami kendala disebabkan sejumlah faktor.
Salah satu masalah yang paling banyak dikeluhkan adalah sering gagalnya proses autentikasi pada aplikasi layanan digital Taspen, sehingga dana THR belum bisa masuk ke rekening penerima.
Autentikasi yang dilakukan melalui aplikasi Andal by Taspen menjadi syarat bagi para pensiunan untuk melakukan verifikasi data diri. Namun banyak pensiunan mengaku kesulitan menyelesaikan proses tersebut karena sistem tidak berhasil mengenali wajah atau mengalami gangguan teknis.
Sejumlah pensiunan menyebutkan bahwa kegagalan autentikasi terjadi berulang kali meski prosedur telah dilakukan sesuai petunjuk. Hal ini membuat proses verifikasi tertunda dan berdampak pada keterlambatan pencairan THR yang seharusnya sudah diterima menjelang hari raya.
Selain faktor teknis seperti jaringan internet yang tidak stabil, pencahayaan yang kurang saat pemindaian wajah, serta kamera ponsel yang kurang mendukung, tingginya jumlah pengguna yang mengakses sistem secara bersamaan juga diduga menjadi penyebab seringnya autentikasi gagal.
Beberapa pensiunan berharap pihak PT Taspen (Persero) dapat segera meningkatkan kapasitas sistem dan memberikan solusi bagi para penerima pensiun yang mengalami kendala, agar pencairan THR tidak tertunda terlalu lama.
Di sisi lain, Taspen mengimbau para pensiunan untuk memastikan koneksi internet stabil, menggunakan perangkat dengan kamera yang baik, serta melakukan autentikasi di tempat dengan pencahayaan cukup saat menggunakan aplikasi Andal by Taspen.
















































