Pengkritik MBG Dicap Antek Asing, Inayah Wahid Skakmat Natalius Pigai

4 hours ago 10
Inayah Wahid

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Inayah Wahid, mengaku heran mengapa ada pihak yang tak terima dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru dihujani kritik.

Menurutnya, kritik terhadap MBG bukan berarti menafikkan pencapaian program tersebut. Tapi mengoreksi apa yang kurang.

“Bukan berarti nggak ada achievmentnya, ya ada. Bukan berarti yang bagus tadi hilang, tapi kan problemnya tetap aja ada problem nih, itu,” kata Inayah dalam sebuah siniar, dikutip Selasa (31/3/2026).

Dia memberi gambaran. Kritik terhadap MBG, menurutnya serupa dengan protes konsumen di rumah makan.

“Kenapa sih nggak didengerin bagian itunya, dan maksudnya, lu kebayang nggak sih, lu lagi makan nih ke restoran, lu datang ke tempat makan, terus ada komen, eh ini nih kok kenapa ada rambut di makanan saya,” ujarnya.

Di dalam konteks MBG, para pihak yang tak terima MBG dikritik malah menimpalinya dengan ketus.

“Anda nih kurang bersyukur ya,” sambungnya.

Menurutnya, tak ada yang salah dari mengkritik. Masyarakat berhak mendapat yang terbaik.

“Kebayang nggak. Kan nggak make sense. Emang kenapa sih kalau gue pengen bilang ini nggak layak loh, emang nggak layak dapat yang oke. Emang nggak berhak banget gitu. Emang ada yang salah?” imbuhnya.

Di sisi lain, dia juga menyoal cap yang diberikan kepada pengritik MBG. Mulai dianggap antek asing hingga melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

“Dan, kenapa juga dicap asing lah, dicap pengkhianat, dicap melanggar HAM gitu. Soalnya secara runutan logika tuh nggak nyampe. Ini apa kita yang soak, apa gimana,” ucapnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |