Penjelasan Terbaru BKN Soal Sistem Ngantor ASN Tiga Kali Sepekan

6 hours ago 8
Kepala BKN Zudan Arief membocorkan mekanisme penerimaan CPNS dan syarat terakhir sebelum dibuka (bkn.go.id)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menerapkan sistem kerja yang memungkinkan pegawainya masuk kantor hanya tiga kali dalam seminggu, sementara dua hari lainnya bekerja dari mana saja atau Work From Anywhere (WFA).

Langkah ini terbukti tidak hanya menghemat biaya bahan bakar minyak (BBM) tetapi juga meningkatkan produktivitas kerja secara signifikan.

Sistem Kerja Fleksibel di BKN

Kepala BKN, Prof Zudan Arif Fakhrulloh, menjelaskan bahwa sistem WFA yang sudah berjalan lama di BKN memungkinkan pegawai untuk bekerja lebih efisien.

"Kami sudah lama menyelenggarakan WFH selama dua hari. Pada hari Senin dan hari Rabu, masuk kantor Kamis dan Jumat," katanya dilansir melalui unggahan Instagram BKN pada Rabu (25/3/2026).

Menurut Zudan, karakter pekerjaan yang didominasi pelayanan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan layanan berbasis digital menjadi faktor utama keberhasilan sistem ini. "Karena karakter pekerjaan kami, yang kami layani 95 persen para ASN," jelasnya.

Keunggulan Layanan Digital dan E-Kinerja

Lebih lanjut, Zudan menegaskan bahwa BKN telah mengembangkan sistem pelayanan yang sepenuhnya digital sehingga dapat diakses dari mana saja.

"Jadi kita membuat sistem pelayanan BKN sepenuhnya berbasis digital. Jadi bisa diurus, bisa dilayani darimanapun," bebernya.

Selain itu, penerapan e-kinerja harian bagi 3.400 pegawai BKN menjadi kunci dalam pengawasan dan peningkatan produktivitas kerja.

"Kami menyiapkan perangkatnya, sehingga kami bisa bekerja dari manapun. Yang jelas, kami bekerja lebih efisien, lebih produktif, dan produktivitasnya meningkat," terangnya.

Read Entire Article
Rakyat news| | | |