Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. ANTARA/Andolu Ajansi/pri.
FAJAR.CO.ID,JAKARTA -- Selain ketengangan yang melibatkan Iran, Amerika Serikat juga diketahui terlibat ketengangan dengan Spanyol.
Situasi ini muncul setelah Spanyol menolak permintaan penggunaan pangkalan militer oleh Amerika Serikat.
Dalam hal ini Pemerintah Spanyol tegas mengatakan tidak ingin tunduk pada tekanan dari Amerika Serikat terkait permintaan penggunaan fasilitas militer di wilayahnya.
Pemerintah Spanyol dalam hal ini, Wakil Perdana Menteri, Maria Jesus Montero tegas mengatakan negaranya tidak akan menerima ancaman dari negara manapun.
Ia memaparkan dalam hal in Spanyol berkomitmen mempertahankan prinsip serta kedaulatan nasional dalam setiap keputusan politik dan keamanan.
Spanyol Tidak Ingin Terlibat
Sebelumnya, Perdana Menteri, Pedro Sánchez juga telah memperingatkan, konflik semacam ini berpotensi memicu dampak yang lebih luas di tingkat dunia.
Dalam pidato yang disiarkan secara nasional, ia menegaskan, Spanyol tidak akan terlibat dalam langkah yang dianggap merugikan dunia atau bertentangan dengan nilai serta kepentingan negaranya hanya untuk menghindari tekanan dari pihak lain.
Trump Ancam Putus Perdagangan
Merespon hal ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kemungkinan penghentian seluruh hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan Spanyol.
Namun, ia tidak merinci secara jelas bentuk kebijakan ekonomi yang akan diambil pemerintahannya.
Dilansir Reuters, Ancaman tersebut disampaikan Trump di hadapan wartawan saat pertemuan dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz, Selasa (3/3/2026).
















































